Pengolahan Tambang Emas

pengolahan emas sistem rendamanPengolahan Emas Sistem Rendaman – Produk kimia yang dapat digunakan pada pengolahan emas sistem rendaman banyak sekali macamnya. Diantaranya adalah hidrogen peroksida, nitric acid, Pb asetat, sianida (cyanida), Ag nitrat, hidrochloric acid, epox cl, zinc noodle, dan lain-lain.

Produk-produk kimia dapat mengandung merkuri yang sangat berbahaya bagi keselamatan manusia pada saat menambang emas sistem rendaman dan sistem dengan proses kimiawi yang lain. Namun sekarang sudah ditemukan cara sederhana menambang emas tanpa cairan kimia berbahaya. Hasilnya pun juga dua kali lipat lebih besar.

 

Pengolahan Emas Dengan Cara Sederhana

Selain pengolahan emas sistem rendaman ada juga pengolahan emas sederhana tanpa merkuri menggunakan peralatan seperti penambang biasa pada umumnya hanya prosesnya dilakukan dengan ijuk. Dengan metode memakai ijuk, batuan yang didapat para penambang dapat dihaluskan tanpa merkuri atau air raksa.

Caranya adalah setelah diambil dari pohonnya, ijuk kemudian dipotong-potong. Lidi-lidi yang terlepas, dibuang. Ujungnya tidak bisa dipakai yang dapat dipakai hanya bagian tengah saja serta pemotongan harus dilakukan dengan rapi.

Ijuk kemudian dipasang di kasbok dan dirangkai pada gelondong. Pasang ijuk dari bawah ke atas, mirip seperti susunan genteng. Setelah disusun dengan rapi, ijuk ditahan dengan kayu. Gunanya kayu adalah menahan konsentrat yang meluncur dari aliran air. Gunakan lima kayu sebagai penyaring. Air encer (tak mengandung emas) ditampung dalam bak pembuangan.

Ijuk dapat menangkap emas dengan cara mudah dan cepat, proses ini juga dinamakan konsentrasi gravitasi. Setelah selesai, kemudian ijuk digulung dan dapat dicuci. Digoyang sampai turun semua pasir yang ada di dalamnya.

Berikutnya adalah proses separasi gravitasi, yakni mendulang emas. Beberapa peralatan yang digunakan bisa meja goyang atau sentrifugal. Proses ini harus pelan-pelan supaya emas tidak terangkut lumpur. Dari mendulang, menghasilkan emas kecil (halus) atau emas debu (yang tak dapat tertangkap dengan mercuri). Itulah mengapa, pakai ijuk hasilnya dua kali lipat.

 

Pengolahan Emas Sistem Rendaman

Proses emas sistem rendaman melalui dua tahap. Pertama perlakuan  Bak I atau Bak Kimia. Pertama NaCn dilarutkan ke dalam H2O (air) ukurlah pada PH 7. Selanjutnya, tambahkan caustic soda seberat + 3 kg , gunanya untuk mendapatkan PH 11-12. Lanjutkan dengan menambahkan H2O2,  Epoxy , Ag NO3, aduk hingga semua larut dan dijaga pada PH 11-12

Sedangkan perlakuan di Bak II atak Bak Lumpur, lakukan dengan ore atau bijih emas yang telah dihaluskan menggunakan mesh + 200 = 30 ton yang dimasukkan dalam bak. Selanjutnya, larutan kimia pada Bak I tadi disedot dengan menggunakan pompa dan ditumpahkan atau dimasukkan ke dalam Bak II untuk merendamkan lumpur ore selama 48 jam.

Proses kedua emas sistem rendaman yakni, perlakuan Bak II dilanjutkan dengan cara air atau larutan diturunkan semuanya ke dalam Bak I lalu didiamkan selama 24 jam (dijaga pada PH 11-12). Apabila PH kurang, maka costic soda dapat ditambahkan. Kemudian, dipompa ke Bak II, diamkan selama 2 jam lalu sirkulasikan ke Bak I melalui Bak Penyadapan atau Penangkapan.

Bak penyadapan tadi diisi dengan Zinc foil, supaya dapat mengendapkan logam Au dan Ag dari larutan air kaya. Teruskan dengan melakukan sirkulasi larutan atau air kaya hingga Zinc foilnya hancur seperti pasir selama 5 sampai 10 hari. Zinc foil yang sudah telah hancur kemudian diangkat, setelah itu masukkan ke dalam wadah untuk diperas dengan kain famatex.

Selanjutnya gunakan air panas dan H2SO4 untuk membersihkan hasil filtrasi dari zinc foil atau kotoran lain. Setelah itu, proses terakhir emas sistem rendaman bakar filtrasi untuk mendapatkan bullion. Lakukan dua tahap tadi dengan sangat berhati-hati supaya hasil yang didapat juga maksimal.

 

Artikel Terkait :

 

 

Theme Settings